Berikut hal-hal yang bisa diprediksi dari spesifikasi CBR 150 Indo jika dibandingkan dengan CBR 150 thai


Bro sekalian, akhirnya CBR versi buatan Indonesia telah diluncurkan…dan, jika kita melihat secara spesifikasi yang disodorkan oleh AHM…tentunya ada beberapa hal yang bisa diprediksi, akan seperti apa sih karakter motor ini dibandingkan dengan CBR 150 versi sebelumnya yang dibuat oleh thailand…

Graphic3

Graphic2

Segi Performa

oke dilihat dari perbandingan gear rationya aja ya…cbr yang baru ini memiliki ratio gear belakang yang lebih ringan, naik 3 mata dibandingkan versi cbr thai,,,dari 43 menjadi 46…dan bahkan cbsf pun hanya menggunakan rasio gear belakang ukuran 45…hmmm… bahkan cbsf pun bakal sedikit lebih panjang nafas per gearnya…rasp-rasanya motor ini bakal lebih memiliki karakter yang lebih mirip dengan cbsf dibandingkan dengan cbr thailand…

sayangnya AHM belum membeberkan spesifikasi noken as dari CBR 150 versi Indo ini, lebih cenderung mirip cbsf juga ataukah ada perbedaan…hmmm… Yang LMB pernah rasakan ketika ngoprek motor, karakter noken as juga sangat berpengaruh pada karakter mesin suatu motor… hmm, semoga bisa icip-icip motor ini dalam waktu dekat (biasanya AHM jogja sih ga pelit minjemin motor 😛 )

sedangkan dari segi speed maksimal yang bisa diperoleh tiap gear, ada baiknya kita menggunakan gearing commander,,, berhubung limiter motor ini di set pada 12 ribu rpm 11.500 rpm lebih dikit (anggap aja 11.500 :lol:, thanks bro ferdi koreksinya ), dan memiliki ukuran ban yang identik… kita hanya perlu mengubah settingan sprocket gear dari 43 menjadi 46 dari settingan cbr 150 thai untuk mengetahui kecepatan maksimum yang mungkin bisa diraih oleh cbr 150 versi Indonesia ini

CBR versi thai

untitled 7

CBR 150 versi Indo

untitled 8

yup, terlihat ada pengurangan kecepatan maksimal per gear yang menurut LMB sih cukup signifikan…

akan tetapi perlu diingat, pada gigi 6, ada kemungkinan CBR versi Indo tidak terlalu terasa overdrive dibandingkan CBR versi thai… (kalo udah pindah gigi 6 naiknya rpm lamaa banget si risoles, bahkan cenderung stagnan kalo yang naikin LMB 😆 )

Sisi handling

CBR versi Indonesia, memiliki wheelbase yang lebih pendek (1296mm) dibandingkan dengan CBR thailand (1310mm) sehingga sedikit lebih lincah dan mudah untuk meliuk-liuk diantara kemacetan…akan tetapi ketika harus belok berputar… CBR versi indonesia membutuhkan space yang lebih banyak karena radius putar minimumnya lebih tinggi (2600mm vs 2400mm)…

Untuk cornering, LMB belum bisa menjabarkan enakan mana karena belum njajal sendiri,,,teorinya sih harusnya enakan twin spar ya, karena lebih rigid…tapi yang jelas ketika pake CBSF,,, LMB merasa pede-pede aja sih buat cornering 🙄

Segi Lain-Lain

CBR versi Indo ini lebih berat 5 kg dibandingkan dengan versi thai (bukti kalo sasis cbr thai lebih ringan? ) dan fuel tank nya bisa menampung bensin lebih banyak 0.1 Liter…ngahahaha

Dari segi O2 sensor ga usah dijabarin mungkin ya, keknya udah pada tau juga, cuma beda letaknya aja sih… :mrgreen:

“oh iya kelupaan, seat heightnya juga lebih pendek bro dari cbr thai (786mm vs 797mm), jadi lebih bersahabat buat yang punya kaki kurang panjang, hihihi”

Oke sekian dulu, semoga artikel ini bisa jadi pertimbangan buat yang mau minang CBR versi Indo ini…kalo LMB sarankan sih, mending tes ride dulu deh baru beli,,, jujur dulu LMB tertarik beli CBR thai juga gara-gara habis pinjem punya temen (sial)

see ya on next article 😀

Advertisements

29 thoughts on “Berikut hal-hal yang bisa diprediksi dari spesifikasi CBR 150 Indo jika dibandingkan dengan CBR 150 thai

      1. Kobayogas

        secara teori harusnya gak salah, tapi menurut slide AH< akselerasi, top speed dan konsumsi bbm yang lokal lebih baik. Ada di rumah rung tak edit

  1. Damen

    masih tak habis pikir dari twin spar diganti tubular..eh ndilalah..–>

    sekarang ketahuan ternyata power CBR AHM cuma 12kw alias 17,1hp jauh inferior dibanding versi Thailand yang 13kw alias 17,57hp, padahal katanya kemarin spek plek dengan thailand malah ini karakter mesin sama saja dengan CB150R(17hp)..huuuhhh..

    saya termasuk yang hunting CBR150 Thai saat diskon gede dan gak kebagian, 3 hari lalu dealer di Jogja selatan itu ngabarin stok cbu habis dan DP silahkan diambil lagi, saya tau dealer akan mengarahkan saya membeli CBR150 AHM,tapi saya sudah prinsip CBR150 kudu sasis twinspar/twin tube frame/pentagon type (prolink,dual keen eyes itu gak penting-penting banget,power and moge look are everything!!!) bukan tubular kayak motor turing, soal kualitas kalo CBU Thailand wis ta tinggal merem dijamin yahud,mesin halus, kalo CBR AHM karena basis mesin CB ya gitu deh,suara knalpotnya aja kayak supra helm in..soalnya saya sudah pernah punya CB150 dan pernah punya CBR150 karbu

    So, DP akan saya ambil lagi dan nama saya gak akan pernah tercantum diantara 1500 indener di madeofchampion.com

    sorry AHM..

    Reply
  2. endi

    Bro astra jombor udah di kirimin k45 tu dari pusat, tadi ane liat yg repsol sama item di truk gede, dicek dehh bro..hehe

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s