Moto GP: Freezing pada engine development, bikin Yamaha susah bersaing dengan Honda musim ini


Bro sekalian, terlihat bahwa dominannya duo pembalap Repsol Honda pada 3 balapan awal musim ini membuat pabrikan Yamaha menjadi cemas. Melihat para pembalap jagoannya, Rossi maupun Lorenzo dengan mudahnya ditinggalkan oleh Marquez dan juga pedrosa tentu saja membuktikan bahwa mesin pada Yamaha M1 yang sekarang jauh dari kata kompetitif.

PA1493608Di satu sisi salah satu pembalap mereka yang tidak puas akan hal ini yaitu Jorge Lorenzo, sudah mulai banyak diisukan akan hengkang ke Honda jika sampe akhir musim motornya masih tak dapat juga bersaing dengan duo spaniard lainnya. Tentunya ini bukan berita yang cukup baik bagi tim Movistar Yamaha karena sepertinya masih belum ada calon pengganti Lorenzo yang mempunyai skill sepadan. Aleix dan Pol Espargaro maupun Bradley Smith masih sangat jauh dari kata menggembirakan prestasinya.

Memang jika dahulu sering dikatakan bahwa trek ini lebih cocok ke Honda dan trek itu lebih cocok ke Yamaha…sekarang hal itu semakin terasa samar-samar. Terlihat bahwa motor Honda kini hampir tangguh di semua lintasan, baik yang banyak tikungan teknikalnya, maupun yang mempunyai banyak trek lurusnya. Hal ini dikarenakan sekarang tim Repsol Honda juga sudah mempunyai chassis motor yang mungkin hampir sama baiknya dengan milik tim Yamaha sehingga motor mereka pun sangat cepat jika dipakai menikung.

10264532_744098332288282_4500916192960463568_n

Sedangkan yang terjadi di kubu lawan justru sebaliknya. Mesin Yamaha semakin terlihat underpower jika dibandingkan dengan mesin Honda. Tak bisa dipungkiri lagi, konfigurasi mesin V memang lebih menguntungkan jika digunakan untuk mengkail power dan juga torsi. Motor Inline 4 Yamaha yang sekarang terlihat kekurangan torsi jika dibandingkan dengan motor Honda, sehingga walaupun saat Top speed bisa mengimbangi, namun saat berakselerasi selepas tikungan mereka terlihat sangat tertinggal.

Sementara itu, peraturan moto GP pada musim ini juga mewajibkan bagi tim pabrikan untuk tidak mengembangkan mesin selama musim masih menyisakan balapan (Freeze engine development). Yang artinya bahwa, selama musim ini masih tersisa, karakter mesin Yamaha akan tetap underpower dibanding motor Honda. Mereka hanya bisa mengutak atik elektronik dan juga Sassis yang mungkin dari segi pengembangan sudah optimal sehingga tak butuh banyak ubahan lagi. Akibatnya, ya akselerasi Yamaha M1 maupun top speednya udah ga bisa ditingkatkan lagi selama musim ini berlangsung. Mungkin ini juga yang menyebabkan di awal-awal musim ini Jorge sempat ingin untuk menggunakan opsi open class yang lebih bebas dalam melakukan pengembangan mesin.

_74476931_mm2

Nah dengan jalannya moto GP yang seperti ini, sepertinya memang era dominasi Repsol Honda akan terus berlanjut sampai akhir musim…bukan bermaksud mendahului, tetapi cuma memprediksi kan boleh-boleh aja toh, xixixi…

Oke sekian dulu, semoga bermanfaat 😉

Advertisements

18 thoughts on “Moto GP: Freezing pada engine development, bikin Yamaha susah bersaing dengan Honda musim ini

    1. Lovemotobike Post author

      Keliatan banget masbro, ga berkutik, padahal kemarin keknya rossi sempet bilang loeh, argentina tu layout sirkuitnya cocok buat yamaha…kenyataannya?

      Reply
      1. Lovemotobike Post author

        Udah bisa ketebak, keknya bakal kek gitu…wkwkwk…marquez ni kek messi di sepakbola aja yak…pas jaman2 barca masih mendominasi 😆

  1. rezaholic

    Kalo dirunut2 yaa…

    Hoki 1. Markues naik kelas, rule pembalap pabrikan harus ke satelit ilang. :mrgreen:
    Hoki 2. Daped sama Lorenzo jadi hobi main pasir, Rossi sepeninggal ducati belum nyetel sama yamaha. :mrgreen:
    Hoki 3. Markues Langsung Jurdun
    Hoki 4. Test pramusim, meskipun Markues sempet crash, eh ternyata motor HRC cocok bingit dengan doi.
    Hoki 5. Yamaha Problem sama Ban
    Hoki 6. Engine Freze selama satu musim.
    Hoki 7. Lorenzo setres, penuh tekanan, panas dingin, balapan ga konsen, sampe jumpstart.
    Hoki 8. Daped adem ayem saza…

    Hoki bener yak… tapi apapun itu, markues merupakan salah satu Alien yang mempunyai riding skill super di MotoGP saat ini. :mrgreen:

    Reply
  2. Dide Irvin

    bukan RCV nya sudah bagus di tikungan panjang, masalahnya ada di M1 yg biasanya lebih cepat dari RCV ditikungan panjang tahun ini performanya seperti terkebiri gara2 ban

    artinya M1 tahun ini sama lemotnya dengan RCV di tikungan panjang, tapi RCV punya keunggulan di trek lurus dan pengereman

    Reply
    1. KomengtatorNewbie

      Opini pribadi ya? atau ada sumbernya??, kalo gak salah kan di austin kemaren pake spek ban 2013 tuh, kalo gak salah sih, kayaknya gak ada perubahan signifikan??

      Reply
  3. Roti Goreng

    Kalau suatu saat nanti motogp mulai ditinggalkan penonton setianya karena membosankan, apakah Dorna akan diam?

    Reply
  4. martin

    yng salah bukan joki MOVISTAR YAMHA tapi pabrikan YMAHA yg salah mengapa ngak bisa bikin motor kompetitif ? yamaha memang aneh sudah juara duniapun sponsor besar ngak ada…memng BRAND YMAHA di luar negeri kurang laku bro banding berbalik dengan HONDA walaupun ngk juara sponsor masih bejibun ….

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s