Jualan matic boleh unggul di kuantitas, tapi bukan berarti jualan motor sport kalah untung


Seperti yang kita ketahui bahwa segmen matic merupakan segmen yang paling diminati oleh biker Indonesia. Jalanan yang padat merayap, kebutuhan akan kenyamanan, dan juga kepraktisan merupakan beberapa alasan yang menyebabkan segmen ini semakin laris manis tanjung kimpul….

hal ini berbeda dengan motorsport, yang lebih mengunggulkan sisi gengsi dan juga performa, namun dari segi kenyamanan dan kepraktisan sangat minim jika dibandingkan mengendarai motor matic maupun bebek….

akan tetapi, meskipun penjualan matic unggul berkali lipat dari motorsport, bukan berarti menjadikan keuntungan penjualan motorsport jauh dibawah matic, hal ini dapat dilihat dari tabel selisih biaya OTR dan juga NJKB yang bersumber dari Tmcblog

lovemotobike tmcblog list NJKBOTR = NJKB + BBN KB + SWDKLLJ + BPKB + TNKB + STNK + BIAYA X
Dapat dilihat bahwa pada tabel,  biaya ATPM (atau oleh TMCblog disebutkan sebagai biaya X) dari penjualan motorsport hampir kesemuanya jauh lebih besar jika dibandingkan pada motor matic…bahkan pada motor sport premium dapat  mencapai 3 hingga 10 kali lipatnya

Hal ini belum lagi ditambah dengan keuntungan dari segi produksi…meskipun belum ada data yang resmi, LMB meyakini bahwa profit keuntungan yang didapat dari segi produksi motorsport juga jauh diatas motor matic maupun bebek…CMIIW

jadi dapat disimpulkan sebenarnya, margin keuntungan penjualan 1 motor sport dapat disetarakan dengan 2 atau bahkan lebih dari margin keuntungan penjualan matic dan bebek entry level…

So, sebenarnya LMB kurang setuju juga kalo market motorsport baik level menengah maupun premium dianggap kurang penting karena kuantitas penjualan hanya sedikit…bagi pabrikan yang mampu menguasai penjualan segmen ini, walaupun mempunyai marketshare yang tidak terlalu mencolok….pasti dibalik itu semua ada keuntungan yang besar yang menanti….

oke, semoga opini ini dapat bermanfaat, see ya on next article :mrgreen:

Advertisements

26 thoughts on “Jualan matic boleh unggul di kuantitas, tapi bukan berarti jualan motor sport kalah untung

  1. Agoenx

    Mas kalau Kawak Mono NJKB nya berapa ya? Kok blm pernah tau? Trus di OTR 40an marginnya berapa ya? Produk lokal kan biaya2 lainnya jauh lebih murah dibanding CBU,harusnya antara 35-40 aja. Margin tipis,tapi laku keras……

    Reply
    1. Agoenx

      Masuk ke samsat-pkb.jakarta.go.id/INFO_NJKB kok belum ada tanda2 mono? Masak belum didaftarin ya? Hehehehe

      Reply
  2. O=O

    wah analisa mas bro dalem bgt kie…., tp emang bner sih kang perhitungan emang kya gt kok adanya alias plek so bisa buat panduan bg orang yg membutuhken….heeheee….

    Reply
    1. O=O

      tmbah lg kang dri biaya atpm it …% utk bantuan promosi BTL & ATL perbln perdealer kang, besarannya tergantung dri laporan promosi & pencapaian dri msing2 dealer…heheeee……

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s