Kalo prestasi Aleix espargaro moncer tahun ini, mungkinkah tahun depan Yamaha juga lebih memilih opsi open class??


Menarik memang melihat langkah dari tim ducati yang akhirnya memutuskan untuk hengkang ke open class…

Memang kalo melihat dari segala peraturan yang ada, kelas open class dirasa jauh lebih menguntungkan dibanding dengan factory class…

Bayangkan saja, 12 engine yang boleh diutak atik selama musim perlombaan berlangsung, komponen ban yang lebih baik (lunak), dan juga kapasitas bensin unggul 4 liter hanya ditukar oleh kebebasan dalam mnggunakan software ECU (perangkatnya tetap sama, magnetti marelli) pada tim factory …opo ga edan… Pantesan tim honda yang punya keunggulan di ECU nya rada mencak-mencak dan ngancam hengkang, hahaha

image

Magneti Marelli pada yzr m1 2013

Nah ada sisi menarik yang dapat dilihat dari pada kebijakan tim open class yamaha (NGM forward) pada musim ini, jika dibandingkan dengan open class honda yang menggunakan mesin kw2 nya… NGM forward menggunakan basis settingan mesin, suspensi, dan sassis yang mirip dengan tim factory… Seperti ada maksud lain dibanding cuma mendapat profit dengan ‘menyewakan’ engine…

Selama satu musim ini, tentunya NGM forward bisa dijadikan acuan input dan juga sharing informasi bagi tim factory yamaha kedepannya…mereka punya waktu semusim untuk mengembangkan motor yang dapat disesuaikan dengan software ECU bawaan dorna…

Ducati mungkin lebih mantab memilih pilihan open class pada musim ini karena software dari dorna banyak kemiripan dengan software bawaan ducati… Tapi kedepannya, bukan tidak mungkin seluruh motor yamaha juga akan menggunakan opsi open class jika prestasi Aleix espargaro dan juga collin edwards moncer di musim 2014 ini…

Tanda-tanda kecemerlangan aleix bahkan sudah muncul bahkan sejak sesi tes di sepang. Belum seumur jagung menjajal ecu software dorna, aleix dan tunggangannya sering bertengger di posisi 4 besar fastest lap. Hal ini merupakan sinyal bahwa settingan motor yamaha mempunyai daya adaptasi yang cukup baik dengan software dorna… Karena memang selama ini magneti marelli juga merupakan sponsor yamaha motogp dalam hal perangkat elektronik

So apakah yamaha akan mengikuti jejak ducati di musim 2015?? Kita nantikan saja 😉

Advertisements

12 thoughts on “Kalo prestasi Aleix espargaro moncer tahun ini, mungkinkah tahun depan Yamaha juga lebih memilih opsi open class??

  1. Montor

    Pantesan pak Suhei protes, ternyata sedikit banyak magnetti marelli ada kaitannya dengan Ducati dan Yamaha. Maklumlah kalau begitu.

    Reply
    1. Dide Irvin

      tahun lalu Marc sudah ngetes ECU magneti marelli hasilnya bagus gak ada perbedaan kata Marc
      http://gilamotor.com/2013/09/marquez-tercepat-yang-menolak-ecu-magneti-marelli-harus-pikir-ulang/

      bukan hanya honda yg protes, yamaha dan suzuki juga setuju sama boss honda, tapi ada isu lain, kenapa yamaha dan suzuki setuju dengan honda karena honda adalah pimpinan MSMA (Motorcycle Sports Manufacturers’ Association), jadi ada isu kalo penolakan ECU tunggal itu supaya pabrikan jepang terus mendominasi MotoGP

      ducati dan yamaha memang pake ECU magneti marelli, tapi spesifikasi dan sensor2nya beda tergantung pesanan dan yg jadi masalah itu bukan ECUnya tapi di sensor-sensor di motor sudah terlalu banyak itu yg mau dibatasi Dorna

      Reply
  2. Montor

    Barangkali pak Suhei merasa ditelikung, dikhianati, dan akhirnya akan ditinggalkan apabila Honda tidak mau nurut Dorna dengan aturan-aturan yang sering berubah. Termasuk salah satu korban Dorna adalah Casey Stoner yang pilih cabut dari MotoGP.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s