Test ride vario one two five


Setelah lama ga nulis, karena. . .yah, daripada dibilang sibuk, si irfan jombliz luthfie keknya juga sibuk ngegalau di fb mulu  tapi nelorin artikel terus. . .lebih baik jujur aja bilang aja karena males dan kurang motivasi :mrgreen:

Kali ini artikel datang dari matic terbaru honda, vario wantufaiv ride the future. . . entahlah masih pantas dibilang baru ato enggak, yang jelas emang baru pertama kali ane naik ni matic, lihat sih udah sering 🙄

Sekilas penampakan, wah ini matic bongsor banget, padahal temen ane yang naik badannya cewek, kecil pula. . . tadinya sih dianya pengen beli vario techno, tapi udah ga keluar lagi (blunder ga sih ini AHM, peminat vartech masih banyak lowh :D). Ah, lupakan-lupakan. . . kan pemenang market share matic masih honda, kalo kata fbh

kog malah jadi keluar topik gini pembahasannya. . . ya udah, back tu wan tu faiv

ane gede banget yaa 😮

Kita mulai dari segi ergonomi. . .matic ini cocok banget buat ane yang gendut dikaruniai berbadan lebih lebar daripada orang pada umumnya dan mempunyai tinggi 173 cm. . .kaki bisa menapak sempurna, tapi entahlah kalo yang tinggi badannya dibawah 165 cm, mungkin tergantung kakinya panjang apa enggak kali ya. . . jok cukup nyaman, setang kemudi sudutnya juga terasa pas, ga terlalu melebar atau menyempit

lanjut ke segi fitur. . . pertama nyalakan starter, ga ada suara ‘anti maling’ itu ternyata, wah berkurang nih fiturnya :mrgreen:… side stand switch, pengaman magnet, dll…yah fitur matic honda memang paling lengkap lah, acungi jempol buat ini. Apalagi ditambah pgm fi step… step berapa ya??? males nyari di google 😛 yang bikin ini matic lebih irit

performa motor ini boleh dibilang cukup mantabh, terlepas dari karakter lembut yang dibilang orang-orang, kog menurut ane nggak gitu ya. . . akselerasinya memang nggak menghentak ala beat, tapi jauh lebih bertenaga dari mio ataupun beat yang sering ane gunakan. . . 0-60 cesss. Sayangnya track yang dicoba pendek dan macet jadi ga sempat nyoba sampai 100 km/jam. . . dari segi handling ya not bad lah. . . kebongsorannya mungkin memang mengurangi sisi kelincahan, tapi dibuat menikung tetap stabil dan enak.

Suspensi motor ini, dicoba buat melewati jalanan yang bumpy cukup enak, kalo menurut feeling ane sih. . . lebih empuk dari beat n mio. . . ketika melewati polisi tidur juga ga ada gejala mentok walaupun pengendaranya mempunyai bobot yang berlebih

masih plat putih, motornya juga putih. . . kinyis kinyis 😀

Soal ngorok dan body tipis. . . hal yang sering dijadikan bahan ejekan buat motor ini, yah menurut ane sih. . . suara ngorok itu bukan kelemahan. . . liat aja suara FU open filter, nguorok tapi sangar, malah jossss :))
Kecuali kalo ngorok itu bikin boros ini matic, atau bikin larinya tambah pelan, nyatanya ga terbukti di motor ini 😀

body tipis. . . ya memang, sedikit lebih tipis. . . tapi ga terlalu berpengaruh ke penampakan sih kalo menurut ane

overall ini matic mantabh, harga juga masih dibawah kompetitor dengan fitur yang lebih unggul, mau deh kalo beat di rumah ane dijokul ganti ini (kasihan ade ane tapi :mrgreen: )

oke deh segini dulu, berikutnya artikel tentang ce es one, sang  domba garut ajaib
ceesssssssssssssss :v

Advertisements

11 thoughts on “Test ride vario one two five

  1. billbull

    vartech 125 ini bagian kolongnya deket mesin terbuka gitu yah, kesannya gak rapi. beda sama mio baru (j & soul) rapi jali. Namun dari fitur di atas kertas, vartech menang..

    Reply
  2. Pingback: Banyak Kompetitor Malah Dorong Motivasi | bijak.net

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s