Monthly Archives: April 2011

Ban dan Velg gede jadi trend di motor sport cc kecil? Bikin performa tambah loyo


Seperti yang kita tau, akhir-akhir ini motor sport dengan cc 125-150 banyak yang bermunculan dengan menggunakan ban belakang guede. . . contohlah ktm duke, cbr 150 r yang baru. . . bahkan spy shot r15 pun disinyalir pake ban yang gede, mungkin dengan lebar sekitar 130 mm. . . hmm, padahal kemampuan motor-motor ini belumlah seberapa jika dibandingkan misalnya ninja 250 ataupun ninja rr, yang bahkan hanya menggunakan ukuran ban belakang 110/80.

125 cc, ban segede motor 600 cc 😯

Continue reading

Advertisements

3 tahun vixion bersamaku (Bag II) Masa-masa ababil setelah In rayen. . .


Yup, setelah masa-masa in rayen . . . riding style ku semakin menggila. . . sering banget masuk ke jalur cepat buat test top speed motor (jangan ditiru ini :P)

Awal-awal ngetest top speed vixionku, emang sedikit mengecewakan, Cuma tembus 120 km/jam. . . bahkan setelah dipakein raiser di stangnya, rata-rata Cuma tembus 115 an. Pernah ngebut di jalan cepat, kesalip ma tiger revo pula. Hlo, kog gini, batinku. Padahal aksel udah sip, apa yang salah. . . 😦

Continue reading

R125 bakal brojol dengan harga murah di India, YMKI kudu ambil juga kesempatan ini!!!


Setelah tadi sempat mengunjungi beberapa blog, ternyata ada hal yang menarik dari posting bro Arif Vixion di blog vixion r15. (thanx to bro Arif Vixion 😀 )

Menurut artikel motorbeam di sini. R125 segera dilaunching di india dengan harga rs 83,754 ato jika di convertkan ke mata uang kita, hanya sekitar rp 16 juta 400 ribu. Waaaaw. Sungguh harga yang sangat fantastis mengingat di eropa saja motor ini dibandrol dengan harga yang cukup tinggi, apalagi oleh Importir Umum disini dijual dengan harga yang bikin geleng-geleng kepala karena berada di kisaran 90 juta rupiah 😯 . Harga r125 di india ini, bahkan 11-12 dengan harga bajaj pulsar 220 disana, yang di Indonesia hanya dibandrol  18,6 juta. Continue reading

APA SUSAHNYA SIH MENGGANTI LAMPU BELAKANG YANG MATI??


AKhir-akhir ini gara-gara belajar bersama buat UTS :mrgreen: jadi sering pulang malam. Yang menarik adalah, sepanjang perjalanan pulang, sering banget lihat motor yang ga pakai lampu belakang di daerah ring road jogja. Di kondisi kegelapan di ringroad, bahkan beberapa lampu kotany

a mati, hal kayak gini nih sangat rawan dan bisa menimbulkan kecelakaan. Menurut ane, masih mendingan motor yang pake lampu belakang war

na selain merah lah (walaupun hal ini ga bisa dibenerkan juga) daripada yang ga pake lampu sama sekali. Sedangkan harga bohlam lampu belakang sendiri, ga terlalu mahal, Cuma sekitar 5 ribu-10 ribu. Pemasangannya pun gampang

Gaya sih boleh, asal safety. Nyawa melayang masih bisa gaya??

sumber gambar dari sini

Apa segitu susahnya rakyat Indonesia, sampe-sampe buat
beli lampu belakang aja ga mampu. Padahal di jalan, segala kemungkinan bisa terjadi. Mending kalo dia sendiri yang celaka, lha orang yang jadi korban gimana? Seperti ane contohnya (curhat). . . kejadiannya sekitar 6 bulan lalu, waktu di ring road pake kecepatan tinggi, tiba-tiba ada motor ga pake lampu belakang, dari lajur kiri mau ke lajur kanan buat nyebrang, ga pake sein pula. . . walhasil ngerem mendadak, ngesot, n gedubrak. Kaki dan Tangan lecet parah (ini sih salah ane sendiri ga pake jaket ama celana panjang :mrgreen: ). Untungnya kepala ga papa gara-gara pake helm full face. Tapi cukup tersiksa juga, 2 bulan kudu di rumah, ga bisa jalan n gagal ikut UTS (terpaksa susulan) 😦 .

saya adalah korban

So buat yang lampu belakangnya mati, cepet-cepet donk diganti. Kalo belum sempet ganti mending jangan dipake deh tuh motor, nyawa yang jadi taruhannya bro!!!

Lorenzo: Yamaha baru bisa menandingi kecepatan Honda setelah seri ke 6


menurut sumber di sini

lorenzo mengakui bahwa yamaha masih belum bisa mengejar kecepatan honda. . . (wah, lha semakin di ketinggalan donk, ga sesuai ma slogannya :mrgreen: ) dan hanya unggul di masalah handling. Padahal ane lihat handling honda sekarang juga bagus di moto gp, buktinya stoner bisa pole di jerez yang banyak tikungan

Continue reading

3 tahun vixion bersamaku (Bag I) Kecintaanku pun mulai tumbuh. . .


3 tahun sudah, vixy abu-abuku menemaniku. . .hmm, sungguh banyak kenangan yang tersimpan. . . Motor yang benar2 kuanggap sebagai sahabat dalam suka dan duka (halah lebay). Motor  yang membuat rasa kecintaanku dan keingintahuanku pada dunia otomotif mulai tumbuh. . .

sebelumnya, aku pake bebek smash untuk kendaraan sehari-hari ke sekolah atau kalo ada acara, yang haduh, getarannya ga nahan deh, udah kek vi

brator aja 😆 .Menjelang kelulusan dan saat-saat ujian masuk universitas semakin dekat, Ortu ku waktu itu menjanjikan, kalo bisa masuk universitas ‘itu’, bakal dibeliin motor laki-laki baru. Soalnya katanya, badanku udah ga cocok naik bebek (kasihan bebeknya kali ya :mrgreen: )

Continue reading